Arduino

MILC – MILC is Liquid Conditioner

water-dispenser.png

Setelah beberapa saat memutuskan menggunakan solusi yang bernama Tetanen — ada di bagian paling bawah — kami memutuskan untuk mencari ide lain. Hal tersebut dikarenakan ide Tetanen tidak sepenuhnya berasal dari masalah yang ada, namun lebih kepada sebuah inovasi baru. Ide ini pun baru kami peroleh minggu lalu setelah mencoba melihat ide-ide pada Blynk namun tidak ada satu pun proyek dari situs tersebut yang diperoleh. Ternyata, terdapat suatu hal yang mungkin belum pernah tersentuh IoT sama sekali.

Proyek ini akan diimplementasikan menggunakan Arduino dan dikombinasikan dengan WiFi Module. Secara singkat, ide kami bertajuk “IoT Dispenser”. Saya tahu, mungkin ide ini terdengar aneh, tetapi saya akan coba jelaskan.

Latar Belakang

Setelah sekian lama, belum terdapat inovasi yang sangat berbeda dari dispenser yang sering kita gunakan sehari-hari. Ya, mungkin harganya semakin terjangkau tetapi dengan pernah maraknya IoT dan berbagai topik IoT yang diambil — seperti Smart City, Smart Car, dan lainnya — yang cukup besar dan terdengar luar biasa, cukup mengherankan bahwa belum munculnya ide IoT yang membahas mengenai perangkat rumah tangga, seperti kompor gas, kulkas, dan lain sebagainya. Ironinya, hal tersebut lebih dibutuhkan oleh rakyat menengah ke bawah daripada hal-hal yang terkesan mengawang-awang seperti Smart City, namun implementasi IoT perangkat rumah tangga secara khusus belum juga ada.

Pada kehidupan sehari-hari, penggunaan perangkat rumah tangga yang terkoneksi — terintegrasi pada sistem Smart Home — pada akhirnya diperlukan juga oleh orang banyak. Kami mencoba mewujudkan IoT dispenser karena sebagian orang memerlukan panas pada suhu tertentu yang dihasilkan oleh dispenser. Setelah dipikir-pikir, dispenser juga dapat diberikan fungsi lainnya, yaitu membuat minuman khusus seperti kopi dan susu.

Deskripsi Sistem

Komponen utamanya ialah Arduino dan WiFi Module, tetapi sampai hari Rabu tanggal 29 Maret 2017, komponen lainnya sebagai penangkap data dan aktuator belum benar-benar ditentukan.

Intinya, sistem dapat membaca suhu air panas pada dispenser dan menentukan suhu berdasarkan keinginan pengguna. Sistem dispenser ini juga dapat mengeluarkan air pada jumlah yang presisi tergantung perintah dari pengguna yang dimasukkan pada smartphone mereka.

Untuk fitur membuat minuman lain, tentunya diperlukan penampung khusus yang dalam hal ini merupakan penampung bubuk kopi atau susu, kemudian dipasang pengaduk khusus pada dispenser. Penuangan bubuk tersebut juga berdasarkan takaran yang diinginkan oleh pengguna.

Catatan

Versi sebelumnya silakan lihat di bawah ini . . . . (tidak dipakai)

Ini adalah pertama kalinya saya membuat blog post dengan menggunakan bahasa Indonesia. Post ini akan membahas tentang latar belakang dan deskripsi sistem yang akan dibuat sebagai proyek akhir Human and Computer Interaction (II3231).

Latar Belakang Tetanen (Tidak Digunakan)

Secara singkat, sistem ini dibuat untuk meningkatkan produksi pertanian Indonesia agar tidak terlalu bergantung pada negara lain atau biasa disebut impor. Tetapi, berita terbaru menyatakan bahwa Indonesia telah swasembada beras. Jadi, untuk apa sistem ini diimplementasikan?

Bila Anda mengamati dengan seksama, Anda akan merasakan bahwa efek pemanasan global telah semakin kentara. Misalnya hujan yang tidak dapat diprediksi atau hawa yang semakin panas. Hal tersebut dapat melukai produksi pertanian Indonesia sewaktu-waktu.

Salah satu solusinya ialah melakukan kalkulasi terhadap berbagai variabel yang memengaruhi tanaman yang sedang digarap oleh petani, misalnya prediksi cuaca dan keadaan fisik tanaman tersebut, misalnya suhu dan kelembaban. Hasil kalkulasi akan digunakan untuk menghasilkan rekomendasi keputusan terkait pemeliharaan tanaman sehingga dapat bertahan sebaik dan selama mungkin.

Deskripsi Sistem Tetanen (Tidak Digunakan)

Berikut ini merupakan komponen-komponen yang dibutuhkan dalam merealisasikan sistem.

  1. Arduino Uno
  2. Kabel Jumper
  3. Resistor
  4. Breadboard
  5. Kabel USB
  6. Modul Komunikasi Wireless (ESP8266)
  7. Sensor Suhu (LM35)
  8. Smartphone
  9. Sensor Kelembaban Tanah

Gambar di bawah ini dapat membantu Anda memahami sistem yang akan diimplementasikan.

Capture 19
Untuk memberikan rekomendasi keputusan terkait pemeliharaan tanaman pertanian (misalnya padi), sistem akan mengirimkan data lingkungan pertanian seperti suhu dan kelembaban yang ditangkap menggunakan sensor ke server untuk dikalkulasi dan diolah secara efisien dan efektif menggunakan jaringan internet. Hasil pengolahan tersebut dapat diakses melalui smartphone para petani yang telah terdaftar pada sistem sehingga petani dapat menerapkan pemeliharaan tanaman secara lebih efisien dan efektif.

One thought on “MILC – MILC is Liquid Conditioner

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s