Arduino

Progress #3 Interaksi Manusia dan Komputer


Progress terakhir kami lakukan pada tanggal 6 Mei 2017 di kostan rekan saya Andreas bersama rekan saya juga, Fat Han. Agenda kami ialah membuat mekanisme katup pada botol penakar. Hal ini terbilang cukup sulit karena kami harus melakukan engineering pada beberapa komponennya.

Pertama-tama, setelah mekanisme buka/tutup katup penakar selesai digunakan menggunakan sedotan dan motor, selanjutnya ialah merancang bagaimana penakar tersebut bisa naik mendekati botol penampung bubuk (Coca-cola 1.5 L) dan turun mendekati gelas penampung campuran air dan bubuk.

Hal ini diwujudkan dengan menempelkan botol pada dua sedotan yang telah ditempelkan pada sepotong kertas duplex sebagai rel botol sehingga botol bisa melaju naik dan turun. Agar dapat melaju secara otomatis, maka perlu digunakan sebuah motor yang bergerak dengan kecepatan tertentu.

Kecepatan putar motor diatur dengan memberikan masukan tegangan tertentu pada motor. Pada kasus ini, kami memberikan tegangan sekitar 3.3 Volt (kalau tidak salah). Pada salah satu gambar, terlihat kami sedang menempelkan sebuah sekrup pada salah satu sisi motor. Kami menguji kekuatan putarannya dengan menempelkannya pada salah satu snack yang kami beli sebagai kudapan. Meskipun dapat melubangi snack tersebut, namun saat itu kami berpikir bahwa putaran motor ditakutkan kurang kuat sehingga kami memutuskan mengurangi muatan air pada penampung (Coca-cola 1.5 L) agar tidak terlalu membebani penakar.

Salah satu gambar di atas menunjukkan kegiatan menempelkan sepotong duplex kecil pada bagian atas dan bawah duplex yang terpasang botol penakar. Hal ini tujuannya untuk membatasi laju botol agar tidak melesat terlalu jauh dari yang diinginkan. Kami juga berencana memasang karton pada sisi kanan dan kiri botol agar botol tetap berada pada jalurnya. Saat itu, kami takut bahwa botol penakar kurang erat tertempel pada kertas duplex.

Kami mengerjakan tugas ini dari jam 20.00 WIB hingga pukul 01.30 WIB dini hari. Tentu saja, terdapat canda tawa pada selang pengerjaan tugas, termasuk yang . . . kurang baik untuk dibicarakan di sini. 🙂

 

Arduino

Progress #2 Interaksi Manusia dan Komputer

Progress selanjutnya yaitu kami berusaha merancang mekanisme aliran bubuk ke bagian penakar. Pada saat itu — tanggal 29 April 2017 — kami memutuskan untuk menggunakan motor sebagai penggerak mekanik buka/tutup saluran menuju penakar.

Video di atas ialah keberhasilan kelompok kami dalam memanfaatkan Ethernet Shield untuk menyalakan LED dan mengirimkan data secara real-time. Sebelumnya, telah terjadi beberapa kali kegagalan koneksi dengan Ethernet Shield. Pada awalnya, muncul tulisan “Failed to set STA mode”. Kemudian pada hampir tengah malam, rekan saya Andreas mengirimkan saya video keberhasilan saat saya sudah tiba di rumah.

Pada saat itu kami juga memikirkan cara agar penakar dapat memperoleh jumlah air dan bubuk sesuai dengan keinginan pengguna. Saat itu, diputuskan bahwa dari penampung bubuk, akan dipasang sebuah selang yang menghubungkan salah satu botol besar (Coca-cola 1.5 L) dengan botol kecil yang berfungsi sebagai penakar. Kemudian dari penakar akan dipasang selang menuju suatu gelas yang berfungsi sebagai tempat mengaduk air dan bubuk yang telah ditakar tadi.